Journey Malaysia (Day 1, Batam - JB - KL)

September 02, 2013 Eka Handa 0 Comments

Assalamualaikum wr wb..

Yoyoy Mament.. Jalan-jalannya sih udah lama, tapi baru sempat ngepost tulisannya sekarang, hehe.. Maklum lah lagi labil, jadi moodnya juga up and down.. *payah banget yah*.. ya begitulah pemirsah, lagi kehilangan semangat menulis nih. Tapi kalo ga ditulis juga rasanya sayang banget, mana tau nanti jadi lupa, jadi ane paksain buat nulis.

Rencana perjalanan kami sudah tersiar sejak dua minggu sebelum hari H. Sebenarnya ane ga' punya rencana liburan ke Malaysia. Plan awal ane maunya pergi jalan-jalan ke Vietnam sama temen. Kebetulan ada promo tiket murah, tapi dikarenakan ane ga punya temen cewek dan ga dapat ijin ortu, jadi plannya batal. Karena ga jadi ke Vietnam, Malaysia menjadi option berikutnya. Si Chai yang notabene mengajak kami jalan-jalan ke Malaysia.. kekeh menyarankan kami pergi melancong di hari kedua pasca lebaran Idul Fitri. Sebenarnya ane dan Agus menolak keras rencana Chai yang mau jalan-jalan di hari kedua lebaran Idul Fitri. Tapi setelah berembuk kami akhirnya menyetujui ajakan si dudul.. Akhirnya kami pergi berempat, Agus, Chai, Eka & Yanti.

Sebelum berangkat ane udah cari informasi di internet, untuk penginapan, ongkos tiket ferry PP Batam - Malaysia. Rute perjalanan dan tempat yang akan kami kunjungi disana. Supaya kami ga kebingungan setelah sampe disana. Alarm jam 5.30 membangunkan tidur ane 9 Agustus 2013. Masih dalam keadaan ngantuk jadi tidurnya diterusin lagi sampe 5.37 pagi. Bangun kembali untuk sholat subuh, mandi dan menyiapkan diri untuk berangkat ke pelabuhan.

Dari rumah jam 6.10 sampe pelabuhan 6.35. Rencana kami berangkat adalah jam 7.10 tapi antriannya panjang bangeeeettt. Pasalnya kami berangkat diantara hilir mudik suasana lebaran. Kami kebagian tiket jam 9.30 pagi. Saat tengah mengantri untuk boarding pass kami juga tidak mendapatkan cukup waktu. Alhasil kami ketinggalan kapal.. -______- jadi kami harus tukar jam keberangkatan ferry lagi. Terpaksa kembali berlari ke konter tiket buat nukar tiket, tapi tiket selanjutnya juga udah diborong orang lain.. fufufu.. Akhirnya kami kebagian ferry jam 11.45, tapi kami udah ga' perlu ngatri lagi karena paspor udah di stamp.


Singkat cerita, sampailah kami dipelabuhan setulang laut, Johor Bahru jam 2.40 waktu setempat dan check imigrasi, jam 2.50 kami meninggalkan pelabuhan dan mencari taxi untuk menuju terminal bus Larkin.  Ongkosnya dari pelabuhan ke terminal adalah RM20. Sebenarnya bisa lebih murah lagi sih, asal kita mencari taxi yg berargo, tapi kami ga' punya cukup waktu. Jadi kami memilih taksi yang tersedia disana dan kami juga harus mengejar waktu untuk sampai di KL sebelum hari mulai gelap.

Setelah sampai di terminal, kami langsung jalan kaki menuju konter tiket. Informasi harga tiket bus yang ane dapatkan dari internet adalah RM24, tapi begitu sampe disana ternyata harga tiket busnya RM35. ya gitu deh, ternyata Malaysia sama aja dengan Indonesia, kalo udah menjelang lebaran ato hari besar, harga tiket pada naik. Kami berangkat dari terminal Larkin jam 3.40 menuju stasiun Puduraya, KL.

Menurut cerita, dari terminal Larkin ke stasiun Puduraya menghabiskan waktu sekitar 4 jam perjalanan, tapi kenyataan yang kami alami lebih lama dari perkiraan 5 jam 20 menit sodara-sodara. Ditambah lagi dengan masalah pengisian bensin yang kelamaan, hampir 20 menitan. Akhirnya kami sampai di KL jam 9.20 malam. Masalah penginapan sebelumnya sudah diatur oleh Agus, rencana kami menginap di Pondok Lodge, tapi kami juga ga' tau persis tempatnya dimana. Dengan berbekal peta jalan, kami pun memulai petualangan ditengah gemerlapnya lampu dan suasana hiburan malam Bukit bintang. Kaki kami terus melangkah dan ternyata kami berhasil juga menuju penginapannya.. (suasananya udah mirip kaya' Amazing Race pada saat nyari penginapan). Maklumlah ya, pengalaman pertama kali maen ke luar negeri, rada katrok, hehe.


Sampe di penginapan kita semua ga bisa tidur, karena disitu berisik banget. Ya iyalah, secara disitu tempat orang menikmati malam. Bukit bintang ramenya cuma pas malam hari. Paginya malah sepi tanpa penghuni. Setelah merebahkan badan yang lelah karena seharian di jalan, kami pergi keluar buat cari makan dengan berjalan kaki sambil menikmati hiburan malam di sekitar bukit bintang. Setelah kenyang kami kembali lagi ke penginapan. Tapi mata masih belum ngantuk juga. Jadi kami berempat malah sibuk merhatikan orang-orang yang sedang melakukan aktivitas dari jendela kamar. Kebetulan jendela kamar kami luas banget, jadi kami bebas memperhatikan orang-orang yang ada dibawah.. atau disamping penginapan kami..

Wow, malam ini kami seperti sedang menonton TV dari sebuah layar besar baca jendela. Ada cewek yang lagi mabok joget-joget didepan taksi. Gadis kecil berjualan bunga. Biksu yang duduk ditengah jalan sambil komat kamit. Gay yang berpelukan sepanjang jalan, beeeeeehhhh. Tapi ada satu tontonan yang paling seru dari semua cerita malam itu. Ada seorang cowo bule yang dikeroyok oleh segerombolan orang. Dipukul dan ditendang sampe jatoh, udah jatoh dia bangun lagi trus ditendang lagi. 

Diiiiiihhhhh.. serem dan jahat banget.. Adegan paling mendebarkan adalah pada saat salah seorang dari mereka melayangkan botol ke kepala bule itu. Praaaaaaanggg, pecah deh kacanya di kepala si bule. Darahnya langsung mengucur ke baju. Mereka yang mengeroyok tertawa puas, seolah mereka sudah melakukan sebuah aksi yang hebat. Setelah puas nonton baru kami tidur.. Selesai deh bab jalan-jalan tanggal 9 Agustus 2013.

*To Be Continued*

Postingan selanjutnya, klik dimari ya.

0 comments: