Pantai Pangandaran & Surga Kecil yang Terlupakan

Mei 12, 2016 Eka Handa 18 Comments

Pangandaran adalah salah satu kabupaten di provinsi Jawa Barat, Indonesia, yang menawarkan aneka keindahan pantai yang berbeda-beda di setiap lokasinya. Wisatawan luar negeri ataupun dalam negeri mulai mengenal wisata di daerah pantai ini akibat adanya kemajuan pada pemerintahan saat ini, yang mampu mengeksplorasikan dan mengiklankan tempat wisatanya di beberapa jejaring media sosial ataupun pendekatan pada wisatawan yang sedang singgah.

Ada saja tempat wisata yang tidak sempurna, begitu juga Pangandaran. Tidak semua pantai di Pangandaran mendapatkan pengakuan dari masyarakat luas, padahal potensi penjualan wisata pantai ini bisa sebanding jika di kelola dengan baik. Lalu, surga seperti apa yang tidak di hiraukan atau bahkan di lupakan itu? Berikut perinciannya.

Pantai Madasari

Pantai Madasari terletak di Desa Masawah Pangandaran, keindahan pantai ini tidak bisa dipungkiri lagi, selain pantainya yang memang masih sepi, batu-batu karang yang berdiri kokoh dan pasir pantainya yang bersih menambah cantik pantai eksotis ini, membuatnya resmi menjadi salah satu surga yang tersembunyi di salah satu pantai Pangandaran. Pantai itu tidak lah di kelola oleh pemerintah atau pun investor, karenanya masyakarakat-pun hanya mengelola pantai ini seadanya saja tanpa bayaran.

Untuk mencapai pantai ini, pengunjung harus melalui jalan raya Cimerak yang jarak tempuhnya mencapai kurang lebih delapan kilometer. Sembari melewati jalan yang cukup jauh, mata kita akan di suguhkan pemandangan persawahan, pegunungan dan perumahan sederhana penduduk yang memberikan kesan teduh bagi siapapun yang melihatnya. Pada akhirnya kita akan berdecak kagum saat memasuki kawasan pantai tersebut, deretan batu-batu karang berukuran besar di pantai dan laut berjejer dengan rapi telah menanti.

Di sana terdapat enam buah batu karang dan di berikan nama oleh penduduk setempat yakni, Batu Gedogan, Batu Sebrotan, Batu Leuit (Karang Seugeuh), Legok Gandu, Cariuk, dan Pandan Nyampai. Batu-batu tersebut memiliki bentuk yang tidak biasa. Terdapat bebatuan unik bernama Batu Leuit atau warga menyebutnya Karang Seugeuh. Di karenakan batu karang tersebut terletak tidak jauh dari bibir pantai. Uniknya lagi terdapat pepohonan yang tumbuh di atasnya.

Naah, bagaimana dengan biaya memasuki pantai? tenang saja, masuk ke pantai ini tidak di kenakan biaya apapun, tetapi kadang kala ada masyarakat setempat yang meminta bayaran, mungkin untuk membayar jasanya karena merawat pantai ini. Banyak sekali terdapat penginapan atau hotel di sekitar pantai Pangandaran. kamu tidak perlu khawatir untuk menemukan tempat singgah selagi berwisata di tempat ekstotis ini, tinggal pesan hotel yang kita inginkan di hotel pilihan berikut ini.


Pantai Karapyak

Destinasi selanjutnya adalah wisata pantai di daerah Pangandaran yang wajib dikunjungi adalah Pantai Karapyak. Pantai ini tidak lah terkenal layaknya seperti Pantai Pananjung Pangandaran, namun jangan salah, Pantai Karapyak memiliki ciri khasnya tersendiri yang tidak di punyai oleh pantai-pantai lain. Karena wisata pantai ini sepi pengunjung, sehingga cocok untuk wisatawan yang menyukai ketenangan, pantai ini menawarkan pemandangan yang cantik dan masih alami dari campur tangan manusia sehingga menjadi surga tersendiri bagi para pecinta fotografi.

Pantai Karapyak berlokasi di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran. Jika kamu berada di Ciamis, maka dari Alun-alun Kota Ciamis berjarak sekitar 78 km untuk menuju lokasi. Sedangkan dari Pangandaran sekitar 20 km. Apabila dari arah Ciamis, pantai ini berdekatan dengan pantai Karang Nini yang akan di bahas di sesi selanjutnya. Lokasi pantai ini memang jauh dari jalan raya, namun kita tidak perlu khawatir. Pantai Karapayak sudah memiliki fasilitas rumah makan dan penginapan berupa pondok wisata jika kita memilih untuk menginap di luar lokasi ini, terdapat hotel berbintang yang tersebar di lokasi Pangandaran bagi para wisatawan.

Kembali lagi pada topik utama, yang paling menarik dari pantai ini adalah karena lokasinya berada sangat dekat dengan Pulau Nusakambangan. Cukup menyewa perahu sebesar 150.000 rupiah, kamu bisa menginjakkan kaki di sana. Selain itu juga kita bisa berjalan-jalan menyusuri muara Sungai Citanduy atau lebih dikenal dengan sebutan Sagara Anakan. Jauh di tengah-tengah lautan, telah berdiri dengan kokoh dua batu karang yang membentuk sebuah pintu masuk penghubung ke Sagara Anakan.

Tidak seperti Pantai Pangandaran kebanyakan yang ramai dan memiliki hawa yang panas, Pantai Karapyak jauh lebih sejuk dan tentu saja jauh lebih bersih. Daya tarik pantai ini berupa hamparan pasir putih yang memanjang sepanjang bibir pantai - kurang lebih 5 km, pasir-pasir itu menyatu serasi dengan batu-batu karang yang menghiasi pantai teduh ini. Pasir pantai bewarna putih berasal dari serpihan batu karang kecil dan cangkang kerang bewarna-warni yang halus.

Di tepian Pantai terdapat hamparan bebatuan karang, membuat kita lebih leluasa menginjakkan kaki hingga ke arah yang lebih jauh dari bibir pantai.  Dari balik bebatuan karang tersebut terdapat cukup banyak biota laut yang bersembunyi. Bahkan air laut yang jernih menampakkan hijaunya gundukan rumput laut di sela-sela batu karang, memudahkan kita untuk mengambil bahkan menyentuhnya. Pesona keindahan pantai ini akan semakin terlihat dengan jelas ketika laut mulai surut.

Tidak hanya keindahan itu saja yang di tawarkan, tetapi, pantai ini juga membentuk tebing-tebing yang curam namun indah di pandang mata, sehingga mampu mengundang para petualang yang siap mendaki setiap jengkal tebing karangnya. Beribu-ribu kali sayang, pantai yang memiliki potensi luar biasa ini masih kurang diminati oleh wisatawan. Karena gelombang ombaknya memang besar dan pantainya curam menjadi penghubung langsung bagi batu-batu karang sehingga tidak memungkinkan untuk berenang.

Pantai ini padahal telah menyiapkan menara pengawas pantai untuk mengawasi wisatawan dan berbagai sarana hiburan lainnya namun masih saja masih ada yang kurang. Bagi kamu yang tertarik untuk mengunjungi pantai ini, harga tiket sebesar 12.000 rupiah untuk mobil dan 8.000 rupiah untuk motor.


Pantai Karang Nini

Sesuai dengan namanya, pantai karang nini yang berarti baru karang berbentuk nenek (atau dalam istilah sunda berarti nini). Ada suatu keistimewaan yang berbeda dari pantai ini di bandingkan yang lain yaitu letaknya berada di balik rimbunnya hutan. Karenanya perpaduan elegan dari wisata pantai dan hutan merupakan suatu penawaran menarik dan memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung.

kasi pantai ini terletak di antara jalur Ciamis Pangandaran, lebih tepatnya di desa Emplak kecamatan Kalipucang. Untuk yang berasal atau berada di kota Ciamis, cara menuju lokasi ini dapat ditempuh kurang lebih 80 km atau sekitar dua jam. Jika dari Pangandaran, perjalanan tidak akan terlalu jauh atau sekitar 10 km atau 20 menit.

Menurut legenda, di kampung Emplak, ada sepasang kakek nenek bernama Ki Arga Plara dan Ni Ambu Kolot. Suatu waktu sang kakek tidak kunjung pulang dari pekerjaannya menangkap ikan di laut. Ke khawatiran sang nenek akhirnya mencari di bantu oleh warga desa. Namun, takdir mengatakan lain sang nenek dan penduduk desa tidak dapat menemukan beliau hingga pada akhirnya sang nenek berdoa di hadapan lautan malam, kepada yang kuasa untuk menunjukan wujud sang kakek yang kemungkinan tidak selamat akibat badai di tengah lautan.

Pada akhirnya sang maha kuasa menjawab pertanyaannya dengan menunjukan sebuah batu karang yang menyerupai wujud sang kakek yang sekarang di beri nama Bale Kambang. Terombang-ambing, putus asa dan kesetiaan cinta, akhirnya sang nenek ikut meminta kepada sang maha kuasa untuk selalu berdampingan dengan batu itu karenanya ia-pun turut berubah menjadi batu karang yang sekarang. Karenanya dua batu karang ini masih saling bertatapan dan berdampingan di pantai ini.

Pantai yang berdampingan dengan keindahan hutan ini memberikan pesona tambahan bagi wisatawan. Saat menyasikan birunya samudera di atas bukit sembari merasakan semilir angin di bawah sejuknya rimbun pepohonan. Kita bisa melihat Sagara Anakan dari kejauhan, dan setelah puas menikmati pantai, saat menuruni bukit kita bisa melihat dari dekat keindahan karang nini.

Selain di suguhkan dengan keindahan karang, pantai ini menyuguhkan pondok wisata untuk menginap, jika keberatan mencari hotel dan penginapan. Pondok wisata yang beraksitektur Sunda ini memiliki fasilitas kamar sebanyak tiga kamar rata-rata.

Selebihnya ada wisata sejarah yang terdapat di pantai ini yaitu makam cikabuyutan, mata air Sumur Tujuh yang konon di percayai warga setempat sebagai mediasi awet muda dan segala sumber penyembuhan. Selanjutnya, goa-goa keramat seperti seperti Goa Dompet, Goa Panjang, Goa Parat dan Goa Pendek, dimana goa-goa tersebut mempunyai keunikan dan cerita yang tentunya berbeda. Menurut kepercayaan warga setempat, konon, Gua Panjang adalah jalan menuju Kasunanan Cirebon.

Fasilitas-fasilitas yang di sediakan pantai ini adalah: kantor informasi, pondok wisata, mushola, kedai, tempat camping, playground dan area parkir kendaraan bermotor seluas 300 meter.Bagi yang tertarik menuju Karang Nini bisa menghubungi telepon: 0265 – 771042 untuk menanyakan harga tiket masuknya.
Sumber : www.greencanyonpangandaran.com

18 komentar:

  1. keren juga pantainya,sebelum balek batam kayaknya harus mampir ke pantai ini

    www.travengler.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Must Visit Mad, jangan lupa share fotonya jg & ditunggu kedatangaannya, sampai ketemu di Batam ^-^

      Hapus
  2. Jadi pengen ke Pangandaran....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuks qaqaa, kita ke Pangandaran ^-^

      Hapus
  3. Belum pernah ke pangandaran, bagus katanya sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuss kita kesana kak, #SiapinRansel hehe..

      Hapus
  4. Belum pernah ke pangandaran, bagus katanya sih

    BalasHapus
  5. Ah banyak kali lah tempat wisata kalo dah sampe pulau jawa ini.... Yuk lahhh bikin jadwallllll hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk ngebolang rame rame biar seru ^-^

      Hapus
  6. ternyata cakep2 juga pantai disana yah....

    BalasHapus
  7. Pangandaran itu memang dari dulu cakep banget yak...

    BalasHapus
  8. awas tar ratu pantai selatan nongol hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hih, jangan sampe mas, mainnya ditepian pantai ajah..

      Hapus
  9. Birunyaaaaaa,,, menggoda iman untuk berkunjung ke Pangandaran :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cusss berlibur ke Pangandaran Lid..

      Hapus
  10. pemandangan pantai pangandaran juga gak kalah indah sama pantai-pantai lainnya..

    BalasHapus